Alasan Frank de Boer Tolak Latih Liverpool

Alasan Frank de Boer Tolak Latih Liverpool
Alasan Frank de Boer Tolak Latih Liverpool

Alasan Frank de Boer Tolak Latih Liverpool

Mantan manajer Ajax dan Inter Milan, Frank de Boer mengungkapkan alasan mengapa dirinya pernah menolak tawaran melatih dari Liverpool pada tahun 2012 silam. Saat itu The Reds akhirnya menunjuk Brendan Rodgers untuk menggantikan Kenny Dalglish.

Pekerjaan pertamanya sebagai seorang pelatih adalah saat ia menukangi klub masa kecilnya Ajax, dan berhasil membawa tim asal kota Amsterdam itu menjuarai Eredivisie dalam empat tahun pertamanya. Seketika itu ia menjadi salah satu talenta pelatih muda paling bersinar.

Hal yang membuatnya mendapat begitu banyak tawaran datang untuk menjadi pelatih dari beberapa klub salah satunya Liverpool. The Reds dengan pemilik barunya FSG saat itu mencanangkan sebuah prospek jangka panjang, dan menjadikan de Boer sebagai salah satu target yang pas untuk menggantikan posisi Dalglish pada tahun 2012.

Dikarenakan di akhir musim 2012 di era Dalglish kala itu, The Kop menjalani musim dengan begitu buruk, dan tak masuk posisi lima besar. Meski saat itu Liverpool merengkuh satu gelar juara yakni Piala Liga.

Brendan Rodgers masuk sebagai pengganti dan menjalani petualangannya di Anfield hingga Oktober 2015. De Boer yang menolak tawaran dari Liverpool lima tahun itu mengungkapkan bahwa dirinya kala itu tidak siap dan masih memiliki ambisi besar bersama Ajax.

“Saya akan senang untuk menjadi manajer di sana. Namun sebuah proyek haruslah benar-benar jelas. Saya mengatakan kepada Liverpool bahwa saya sangat terhormat mendapat tawaran tersebut namun saya masih memiliki satu tahun di Ajax, dan itu terlalu cepat,” katanya.

“Saya harus mencapai banyak hal di Ajax, dan saya melakukannya saat itu.”

Meski begitu, Liverpool di bawah Rodgers mendapati musim paling mengesankan pada tahun 2013/14. Saat mereka hampir meraih gelar juara Liga Inggris untuk pertama kalinya, namun mereka tergelincir di akhir-akhir kompetisi dan kalah oleh Manchester City di akhir musim.

Pada saat yang sama, saat itu juga Ajax meraih gelar juara Eredivisie. Namun, sejak ia memutuskan hengkang untuk menukangi Inter di awal musim, kariernya meredup. Di mana sang menir hanya bertahan selama empat bulan saja menukangi Nerazzuri, karena ia dipecat pada bulan Oktober lalu dan digantikan oleh Stefano Pioli.

Setelah era Rodgers, saat ini Liverpool ditukangi oleh manajer asal Jerman, Jurgen Klopp. Musim ini, The Reds berada di posisi kelima klasemen sementara dengan raihan 49 poin, tertinggal 11 poin dari pemuncak klasemen Chelsea. (Sumber: Liverpool Echo)

Leave a Reply

%d bloggers like this: